ASI EKSKLUSIF yess!!!

Semangat pagi ibu-ibu pejuang ASI 😍

Ibu-ibu menyusui kadang galau ya klo setelah melahirkan asi gak langsung keluar, nanti klo bayinya kelaparan bagaimana, asi gak cukup untuk bayinya. Udah gethu kadang keluarga bukannya terus menssuport ibunya malah memberikan anjuran untuk memberikan sufor. Tentunya sebagai ibu baru makin galau ya. Niat awal memberikan asi eksklusif jadi gagal khan ibu. Hal itu pernah saya alami ibu-ibu.

Sebenarnya sedih mengulang ceritanya. Tapi gak apa-apa, pengalaman itu untuk dibagikan ya ibu-ibu. Saya seorang ibu memiliki satu jagoan Kamil panggilan kesayangan kami untuknya, alhamdulillah sekarang usianya 5 tahun. Sejak bayi usia 4 bulan terpisah dengan saya, karna saya bekerja di Makassar sementara buah hati saya bersama orangtua saya di Pekanbaru. Sedih? Tentu saya sangat sedih bunda, biasanya saya memeluknya setiap malam, harus saya lalui malam tanpa dia.  Masa itu adalah masa tersulit, saya harus jauh dengannya dan Asi saya masih mengalir.

Masa perjuangan harus merelakan berhenti meng-asi. Pasti ibu-ibu bertanya, kok gak dibawa ja anaknya? Sebenarnya mau banget bu saya bawa anak saya tetapi apalah daya, tempat kerja saya bukan diperkotaan tapi dipelosok yang listrik aja masih mengandalkan genset dan hidup hanya hitungan jam selanjutnya siap-siap pke lampu minyak/lilin. Selain karna itu, tidak ada yang menjaga bayi saya selama kerja. Maklum mencari pengasuh tidaklah mudah. (Ceritanya dilanjut lain waktu ya ibu-ibu)
#nangiswaktunulisceritaini 😭😭😭

Maafkan ibumu ya nak, tidak bisa memberikan asi secara full. Saya sebagai ibu yang pernah gagal memberikan asi eksklusif kepada buah hati. Tentunya saya tidak ingin kejadian yang saya alami terjadi juga pada ibu-ibu. Itulah kenapa saya sangat mensupport para ibu pejuang asi, kalian luar biasa.

Berikut ini saya akan membagikan tulisan tentang "Kehamilan Sehat menuju Keberhasilan Menyusui" yang disusun oleh dr. Riza Sulfianna (konselor menyusui). Semoga bermanfaat tuk ibu-ibu yang sedang berjuang memberikan asi tuk buah hati.

👇👇👇
Sungguh bahagia sekali ya bu, menjadi seorang ibu hamil, mengandung makhluk hidup yang Allah titipkan dalam rahim ibu yang kokoh. Menjadi ibu hamil adalah anugrah, sekaligus persiapan dititipi amanah anak yang akan dilahirkan setelah kehamilan matang, yang lamanya lebih kurang 9 bulan 10 hari.

Dua garis test pack mungkin bisa dijadikan sebagai awal bermulanya kehamilan, tetapi secara teori tertanamnya zigot ( hasil pembuahan sel sperma dan sel telur ) di rahim ibu. Saking senangnya ibu hamil tentu mempersiapkan banyak hal, harapan agar anak lahir sehat dan memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembang anak tentu sudah terbayang di pelupuk mata.

Apa sajakah yang perlu ibu ketahui agar kehamilan ibu sehat, sehingga proses persalinan lancar dan harapan bisa memberikan asi eksklusif kepada si buah hati bisa terwujud :

1. Tentu saja segera periksakan kehamilan
Setelah terlihat dua garis atau tanda positif di test pack, ibu harus bersegera ke DSOG untuk memastikan kehamilan dengan alat Ultrasonografi (USG), karena hanya dengan USG kehamilan bisa dipastikan positif atau tidak, kehamilan di dalam rahim atau tidak, dan tentu saja menentukan usia kehamilan, dengan tujuan menentukan taksiran waktu melahirkan. Nanti DSOG akan merencanakan kapan kontrol kehamilan berikutnya, biasanya akan dijadwalkan 1x dalam sebulan, minimal sebanyak 4x dalam kehamilan, yakni 1x di 3 bulan pertama, 1x di 3 bulan kedua kehamilan dan 2x di 3 bulan ketiga atau lazim disebut trimester ketiga.

2. Memperhatikan nutrisi saat kehamilan
Hamil bukan berarti makan berdua atau bertiga ya ibu-ibu. Ibu hamil hanya perlu tambahan sekitar 300-500 kkal dalam sehari, ini setara dengan 2-3x cemilan sehat. Jadi makan besar tetap 3x sehari dengan porsi gizi seimbang, yakni seperempat piring makan untuk karbohidrat, seperempat piring untuk lauk ( sumber lemak dan protein ) dan setengah piring lagi porsi sayur dan buah, ditambah 2-3x cemilan sehat. Dalam beberapa rekomendasi, porsi sayur dan buah lebih tingkatkan karena ibu hamil lebih rentan terjadi sembelit, jadi sebelumnya 5 porsi sayur dan buah dalam sehari menjadi 6 porsi buah dan sayur dalam sehari. Selain itu beberapa hal yang perlu digaris bawahi tentang nutrisi selama hamil yaitu:
- asupan cairan kurang lebih 3 liter dalam sehari, hal ini dikarenakan ibu hamil rentan kekurangan cairan.
- hindari makanan yang berkadar garam tinggi, minuman bersoda dan bergula tinggi, minuman beralkohol dan makanan tidak atau setengah matang.
- jika terjadi mual dan muntah di awal kehamilan, tetap usahakan nutrisi dan cairan ibu terpenuhi, karena gizi anak yang dilahirkan nanti juga tergantung dengan gizi ibu saat hamil. Motivasi diri secara positif untuk selalu memenuhi nutrisi tubuh dalam kondisi apapun. Saat mual, makan biskuit kering dan minum air hangat bisa membantu. Hindari makanan berminyak dan berbau tajam. Ingat 1000 Hari Pertama Kehidupan anak dimulai dari saat ibu mengandungnya.

3. Pemberian Suplemen
Data tentang suplementasi ibu hamil di indonesia tidaklah lengkap, tapi hal ini bisa terlihat dari angka kejadian anemia pada ibu hamil dan hasil luaran berupa kelahiran bayi berat lahir rendah di indonesia masih cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pemberian suplemen zat besi (Fe) selama 90 hari kepada ibu hamil untuk mencegah anemia pada kehamilan. Karena jika ibu mengalami anemia, bayi yang dikandung ibu akan rentan juga mengalami anemia di kemudian hari. Selain itu pemberian asam folat  dengan dosis 0,6-0,8 mg di awal kehamilan sangat berguna untuk mencegah kelainan saraf pada bayi seperti spina bifida, neural tube disease dan anencephali.

4. Lakukan pemeriksaan darah lengkap, meliputi pemeriksaan Hb, golongan darah, HbSag ( untuk cek hepatitis b), HIV, dan gula darah. Jangan anggap sepele, karena hal ini berguna dalam proses persalinan dan tindakan yang dilakukan terhadap ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Di beberapa puskesmas pemeriksaan HIV dan Hepatitis B sudah gratis.

5. Tetap lakukan olahraga dan aktivitas fisik. Jika sudah terbiasa berolahraga saat dalam kondisi tidak hamil, lakukan olahraga yang lebih ringan dan hindari olahraga high impact seperti berlari kencang, aerobik dan melompat. Berenang dan jalan kaki adalah olahraga yang cukup tepat untuk ibu hamil. Senam hamil sudah bisa dilakukan sejak usia kehamilan 22 minggu. Tujuan senam hamil adalah melatih pernafasan dan otot-otot panggul yang mendukung selama proses persalinan. Tetap lakukan aktivitas fisik seperti biasa, jika lelah segera berisitirahat, karena ibu hamil akan sehat bugar dengan olahraga dan aktivitas fisik . Ingat kenaikan berat badan ibu hamil normalnya sekitar 7-12kg, di lain literatur disebutkan 10-15kg.

6. Carilah informasi tentang RS pro asi yang menjalankan program WHO 7 Kontak plus Menyusui. Kapan saja itu ibu..

Kontak 1, pada ibu dengan usia kehamilan 28 minggu, di sini akan dibahas mengenai anatomi payudara dan fisiologi menyusui (mekanisme produksi ASI, cara kerja menyusui), keuntungan menyusui, Manfaat ASI vs Dampak susu formula, perawatan payudara selama hamil, seputar Inisiasi Menyusu Dini dan teori mengenai posisi dan perlekatan bayi menyusu (praktiknya akan langsung pada bayi setelah lahir).

Kontak 2, pada ibu dengan usia kehamilan 36 minggu, di sini refresh pembahasan di kontak pertama dan lebih menekankan mengenai seputar Inisiasi Menyusu Dini (IMD), agar Ibu siap dan dari awal diskusikan dengan DSOG mengenai kebutuhan IMD. Selain itu ibu juga diberikan informasi mengenai fisiologi pembentukan ASI (laktogenesis 2) di 3 hari pertama pasca kelahiran, perlunya rawat gabung jika Ibu dan bayi stabil. IMD dan rawat gabung merupakan salah satu kunci keberhasilan menyusui.

Kontak 3, pada saat persalinan di ruang bersalin saat dilakukan Inisiasi Menyusu Dini. IMD adalah proses menyusu dimulai segera oleh bayi ketika lahir (syarat bayi bugar setelah dinilai oleh DSA dan ibu stabil), bayi ditaruh di dada atau perut ibu dengan posisi tengkurap, minimal selama 1 jam, tidak diinterupsi. Di sini tenaga kesehatan cukup memantau, tidak perlu mengarahkan bayi ke puting, biarkan bayi yang mencari sendiri (prinsip IMD, proses menyusu dimulai segera bukan keberhasilan menemukan puting). Ini momen sangat berharga antara bayi-ibu dan ayah yang tidak akan terlupakan seumur hidup. Setelah IMD, pentingnya rawat gabung dan bedding in. Bedding in artinya ibu dan bayi 1 tempat tidur, bayi tidak tidur di tempat tidur bayi. Dimulai rangsangan skin to skin contact untuk menstimulasi bonding antara ibu dan bayi, ini penting untuk keluarnya kolostrum di hari-hari awal pasca melahirkan.

Kontak 4, pada saat hari-hari awal pasca melahirkan, ibu masih dirawat di RS atau RB. Di sini konselor menyusui akan visit ibu untuk membimbing cara memposisikan bayi dan membantu bayi menyusu dengan perlekatan yang baik, diberikan informasi mengenai perkembangan BB bayi ASI eksklusif, keuntungan rawat gabung dan skin to skin contact, gizi ibu menyusui, dan tentang pembentukan ASI tahap 2 (laktogenesis 2) yang akan baik dirangsang sesuai frekuensi bayi menyusu, bonding dan kapasitas lambung bayi, sehingga tidak perlu diberikan cairan tambahan lain.

Kontak 5, saat ibu dan bayi sudah keluar dari RS yaitu pada Hari ke-7 pasca persalinan, di sini akan dibahas masalah-masalah menyusui yang mungkin sudah muncul dan dicari solusinya untuk itu. Ibu dapat menanyakan informasi apapun yang dikiranya kurang jelas kepada konselor seperti misalnya manajemen ASI Perah.

Kontak 6, saat hari ke-14 pasca bersalin, dari permasalahan atau kendala yang sudah ada pada kontak sebelumnya dan sudah diberikan solusi akan dipantau pada kontak ini.

Kontak 7, saat hari ke-40 pasca bersalin, di sini dapat diberikan informasi mengenai manajemen ASI perah untuk persiapan ibu bekerja, 1 bulan sebelumnya sudah mempersiapkan “menabung” ASI Perah untuk keperluan bayi nanti.

Kontak plus, diluar waktu-waktu khusus tadi apabila ditemukan masalah dan ibu ingin konsultasi segera dengan konselor.
Bagaimana ibu, hamil sehat, persalinan sehat dan asi eksklusif untuk si buah hati ya.
ASI YES!!

#ibupejuangASI
#infokesehatan
#edelweissh0pzberbagitips
.
.
.
.
.
Big hug,

-emak kamil-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURUS JITU BEBAS UTANG ALA OWNER TENGKLENG HOHAH

"Emak-Emak Belajar Bisnis Online"

Ngobrol Tentang Personal Branding di Sultan Resto, Serukah?