Karena Kamu Istimewa dan Berharga Hai Perempuan

photography, quote, prosa, curahan hati


Hai perempuan...

Kamu adalah hal terindah yang diciptakan Tuhan. Jangan pernah menyia-nyiakan hidupmu untuk hal yang tidak berarti. Jangan pernah merasa dirimu tak berharga. Karna kamu istimewa.


Hai perempuan...

Darimu aku belajar ketegaran. Seberat apapun beban yang sedang kamu pikul tak lantas membuatmu mengeluh. Tak pula membuatmu menangis meraung pun ketika kamu tak menemukan sandaran.


Hai perempuan...

Darimu aku belajar tentang ikhlas. Begitu banyak cinta yang kamu berikan tuk orang yang kamu cintai tanpa mengharapkan untuk dibalas. Pun ketika mereka membalas dengan caci maki namun kau tetap tersenyum.


Hai perempuan...

Kamu adalah sosok yang kuat. Menjadi penopang untuk orang terkasihmu. Bahkan ketika kamu butuh dukungan, kamu berusaha tegar walau lelah bergayut di pundakmu.


Hai perempuan...

Kamu adalah ibu yang hebat. Terimakasih sudah memberikan hari penuh warna untuk anak-anakmu. Tetaplah menjadi pelangi untuk mereka setelah hujan badai hadir. Memberikan pelukan hangat ketika mereka takut akan gelap.


Hai perempuan...

Kamu adalah seorang istri yang istimewa. Walau kadang letih menderamu dengan segala rutinitas namun kau tak pernah mengeluh. Tak ingin menambah beban suamimu yang lelah bekerja di luar seharian.


Hai perempuan...

Kamu adalah seorang anak menghibur hati orangtuamu. Walau hidupmu tak baik-baik saja namun kau selalu menunjukkan kebahagiaan di wajahmu. Tak ingin menjadi beban untuk mereka. Tak ingin membuat cemas mereka yang kini mulai renta.


Hai perempuan...

Jangan bersedih bila saat ini hidupmu tak seperti yang kamu inginkan. Yakinlah semuanya akan indah pada waktunya. Kadang yang baik dalam pandangan kita belum tentu baik menurut Sang Pemberi Hidup.


Hai perempuan...

Berbahagialah dengan pilihan hidupmu. Life must go on, right? Karna Tuhan menciptakanmu penuh dengan keistimewaan.
Jangan bersedih!
Remember this “You are special”. Jika ada yang meremehkanmu, abaikan. Karna kamu berhak untuk BAHAGIA.

 ⸻⸰0⸰⸻

Untuk kamu perempuan yang sedang gundah gulana atau patah karna cinta. Aku pun pernah merasakan apa yang sedang kamu rasakan. Kamu yang memiliki hatimu, kamu yang berhak menentukan kamu ingin tetap patah atau mencoba membuka hati untuk cinta yang lain.

Ya berbicara memang mudah. Kalau aku mengikuti apa kata hatiku, mencoba bertahan meskipun patah. Sakit? Sedikit, tapi aku bahagia dengan pilihanku. Biarkan dia mengalir hingga sampai ke ujungnya. Kalaupun pada akhirnya aku tak bisa bersamanya. Setidaknya aku berusaha untuk berjuang walau sendiri.

Bukankah saat patah pun kita belajar tentang sesuatu. Walau kadang terlihat menyedihkan namun patah membuat kita semakin kuat. Dan saat menangis bukan berarti kita cengeng, dengan menangis membuat kita lega dan yakin bahkan setelah patah pun kita berhak untuk BAHAGIA.

Jangan lupa bahagia hai perempuan...!




Komentar

  1. Yang patah tumbuh, yang hilang berganti

    Yang hancur lebur, akan terobati..

    Makasih emak Kamil �� i cry a river over this..

    Semoga emak juga kuat dan selalu tangguh, terpenting selalu bahagia.

    Terimakasih sudah menulis ini.. saya jadi merasa semua kelelahan dan sakit selama ini diapresiasi oleh bahkan seorang yang ga saya kenal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali kasih kak Jendelaeva...

      Senang rasanya gak cuma saya yang merasakan gundah gulana.

      Ternyata perempuan itu hebat banget, jadi gak ada alasan tuk merasa tidak berharga.

      Perempuan always special.

      😊😊😊

      Hapus
  2. Kembali kasih Jendelaeva, sudah meluangkan waktu membaca curahan hati saya.

    Bahagia menemukan seseorang yang juga mengerti kegundahan hati saya.

    Thanks utk apresiasinya.
    😊😊😊

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Terimakasih ms erfan atas apresiasinya, itu yang dirasakan oleh perempuan mas.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ngobrol Tentang Personal Branding di Sultan Resto, Serukah?

"Emak-Emak Belajar Bisnis Online"

JURUS JITU BEBAS UTANG ALA OWNER TENGKLENG HOHAH